Skip to main content

Detective Conan: Dimensional Sniper di Blitz

بسم الله الرحمن الرحيم


Hari ini, Minggu, 17 Agustus 2014, menjadi hari yang paling berkesan untuk saya. Hari yang sangat saya nantikan selama belasan tahun akhirnya tiba juga. Dimensional Sniper yang merupakan film Detective Conan yang ke-18 AKHIRNYA, FINALLY, FINALMENTE, ditayangkan juga di layar lebar Indonesia. Pertama kali dalam sejarah perfilman Detective Conan yang selama 17 tahun belum pernah sekalipun ditayangkan di bioskop Indonesia. Thanks to Blitzmegaplex yang dengan senang hati mau menayangkannya, walau hanya tersedia di 5 lokasi Blitz (Grand Indonesia, Mall of Indonesia, Teras Kota, Central Park, dan Bekasi Cyber Park) tapi ini suatu kemajuan besar. Semoga ke depannya lebih banyak anime yang ditayangkan di bioskop Indonesia.

Secara resmi, Dimensional Sniper tayang sejak tanggal 13 Agustus 2014 dan saya menyaksikannya tanggal 17 Agustus 2014, yup bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia. Hanya الله dan sayalah yang tau bagaimana rasa senangnya saya yang sulit sekali saya ungkapkan. Ada senang, semangat, terharu, cinta, bangga, greget yang bercampur aduk. Saya merasa akan meledak karena senang yang tak terkirakan, ingin rasanya teriak dan menangis. Menangis karena akhirnya kesempatan ini datang juga, الْحَمْدُ لِلَّهِ thanks to الله yang membuat semua ini menjadi kenyataan. 

Diantar abah tercinta, saya dan kedua adik perempuan saya berangkat menuju BCP. Deg-degan, seolah-olah akan membuka sebuah hadiah besar. Saya mengambil jadwal pukul 20.35 dan seat E 17-19 (saya duduk si seat E 18). Di studio 6, hadiah besar itupun ditayangkan. Waah...tak ada kata-kata yang mampu menggambarkan kegembiraan saya. Di layar lebar, saya menyaksikan seluruh cerita, wajah-wajah, kasus yang biasanya hanya saya lihat di layar laptop 12 inchi saya. Di studio 6, suasana tegang, suara-suara yang saya kenal terasa lebih hidup. Saya semakin menyukai kisah detektif yang satu ini, dan semakin berharap mengunjungi Tokyo untuk bertemu dengan sang Komikus pencipta Detective Conan untuk mengucapkan terima kasih karena telah menciptakan sesuatu yang membuat saya selalu merasa terhibur.

Poster Detective Conan: Dimensional Sniper di Blitz BCP
Minggu malam ini, menjadi Minggu malam yang paling bersejarah. Kalau impian saya untuk ke Tokyo menjadi kenyataan, akan saya katakan pada sensei betapa saya sangat menyukai Detective Conan dan betapa senangnya saya ketika Detective Conan tayang di layar lebar Indonesia. Dan atas nama seluruh penggemar Detective Conan di seluruh Indonesia, khususnya wilayah Jakarta dan Bekasi, mengucapkan terima kasih pada Blitz karena dengan segala risikonya mau menayangkan Detective Conan. 

Comments

Popular posts from this blog

Reading 4 the 8th Meeting

Dracula - Chapter 1 The Road to Castle Dracula   My name is Jonathan Harker. I am a lawyer and I live in London. About seven years ago, some strange and terrible things happened to me. Many of my dear friends were in danger too. At last we have decided to tell the story of that terrible time. Part of my work is to find houses in England for rich people who live in foreign countries. At the beginning of 1875, I received a letter from Transylvania, a country in Eastern Europe. The letter was from a rich man called Count Dracula. He wanted to buy a house near London.   The Count ask me to find him an old house with a large garden. The price of the house was not important. I found him a large, old house to the east of London. I wrote to the Count and he agreed to buy it. There were many papers which he had to signs. To my surprise, Count Dracula invited me to visit him in his castle in Transylvania. ‘Bring the papers with you,’ he wrote in his letter. ‘I can sign them here...

Komunikasi Lisan dan Negosiasi

A. Komunikasi Lisan dalam Rapat Di dalam pertemuan dan rapat setiap peserta harus menyadari posisinya dalam forum tersebut. Tiap peserta hendaknya: - Mampu berkomunikasi secara jujur, terbuka dan bertanggung jawab. - Mampu berperan sebagai komunikator yang berpartisipasi aktif namun tidak memonopoli pembicaraan. - Mampu berperan sebagai komunikan yang sangat responsif namun tidak emosional. - Mampu berperan sebagai penyelaras yang sangat bijaksana dan adil namun tidak kehilangan pendirian. - Mampu mengendalikan diri, dan menghindarkan terjadinya debat serta tidak berbicara bertele-tele. B. Komunikasi Lisan dalam Wawancara Wawancara pada dasarnya adalah obrolan biasa, hanya saja dengan topik tertentu, dan ada pihak yang lebih dominan bertanya (pewawancara) dan pihak lain dominan menjawab, menjelaskan, atau memberi informasi (narasumber).  Wawancara sangat penting dalam penelitian kualitatif, karena ia merupakan sarana atau teknik pengump...

Comparing, Translating, and Editing - Edogawa Ranpo/Hirai Tarō

Original Article Edogawa Ranpo Tarō Hirai (Hirai Tarō, October 21, 1894 – July 28, 1965), better known by the pseudonym Edogawa Ranpo, also romanized as Edogawa Rampo, was a Japanese author and critic who played a major role in the development of Japanese mystery fiction. Many of his novels involve the detective hero Kogoro Akechi, who in later books was the leader of a group of boy detectives known as the "Boy Detectives Club" (Shōnen tantei dan). Ranpo was an admirer of Western mystery writers, and especially of Edgar Allan Poe. His pen name is a rendering of Poe's name. Other authors who were special influences on him were Sir Arthur Conan Doyle, whom he attempted to translate into Japanese during his days as a student at Waseda University, and the Japanese mystery writer Ruikō Kuroiwa. Tarō Hirai was born in Nabari, Mie Prefecture in 1894, where his grandfather had been a samurai in the service of Tsu Domain. The family moved to what is now Kameyama, Mie, a...